Fanfiction : Something’s Wrong??!


FF-Sungmin's Birthday

 

Judul    :  Something’s Wrong?

Author : VhianPumpkins

Genre  : Humor, Comedy (ancur dah pokoknya XD)

Cast     : Lee Sungmin

Super Junior’s members (except Kibum & Hangeng)

Length : Oneshot

Note    : Annyeong… FF humor pertama ku.. semoga lucu deh,,,

Sebenernya ini FF lama banget (bulan Januari awal) dan udah aku kirim buat lomba birthday nya Sungmin di salah satu page. Tapi sampe skarang blm ada konfirmasi.. T,T . padahal bikin FF ini susahnya pake banget lho..😥

Yaudah, check this out…

..o0o..

 

 

Dorm Super Junior

 

07.35 KST

 

Beginilah suasana dorm Suju saat mereka tidak ada schedule,,,

 

Shindong sedang meringkuk di sofa yang panjang, yang sebenarnya muat untuk tiga orang. Tapi menjadi penuh waktu Shindong berada di atasnya -_-. Suara dengkurannya sangat menakutkan Donghae, hingga ikan asin ini berlari terbirit-birit ke pelukan pasangan monyetnya. Menangis ketakutan mengira ada UFO yang akan menangkap dirinya. Sedangkan Eunhyuk hanya menepuk-nepuk bahu Donghae. Menenangkan Donghae sambil memakan pisang favoritnya.

 

Kangin dan Siwon tengah adu panco di meja ruang makan. Keringat mereka mengalir deras hingga menciptakan lautan asin di dalam dorm mereka. Siapa yang menang? Tentu saja Si Ganteng Sexy Tak Tertahankan -_- ,  Siwon. Dengan bantuan Al-Kitab yang dibacanya sambil adu panco, Siwon berhasil memenangkan pertandingan sampai-sampai Kangin melongo ngeliat otot-otot tersembul milik si Siwon.

 

Ryeowook sedang mengajari Kyuhyun memasak. Walaupun Kyuhyun bisa dibilang malah menghancurkan dapur miliknya tapi tetep aja Ryeowook gigih membimbing ke jalan yang benar, eiittss, maksudnya memasak yang benar. Kyuhyun sedang memotong wortel, tapi irisannya sangat tebal dan berantakan. Bahkan irisannya ada yang berbentuk jajar genjang, trapezium, kotak, bahkan segitiga siku-siku, sama kaki, sembarang, dan sama sisi pun terbentuk oleh tangannya. *ini mah lagi masak apa pelajaran matematika, pake bangun datar segala. -_-

 

“Kyu! Kau itu tidak bisa mengiris. Sini aku saja!” Ryeowook mulai frustasi karena Kyuhyun tidak bisa-bisa. Tapi begitu Ryeowook mendekat, Kyuhyun langsung menodongkan pisaunya ke arah Ryeowook, hingga Ryeowook langsung mundur karena takut ngeliat pisau yang ditodongkan oleh Kyuhyun *jelas aja, siapa coba yang berani deket-deket sama Kyu waktu lagi megang pisau. Bisa aja pisau itu udah kerasukan jin piaraannya Kyu*abaikan -_-

 

“Aniyo! Aku sedang konsentrasi memasak, Wook-ah! Jangan ganggu aku!” seperti biasa. Kyuhyun memanggil Ryeowook (dan yg lainnya) tanpa panggilan ‘hyung’.

 

PLETAAAKKK !!! JEDUAAARR!!!

 

Apa yang terjadi??? Ryeowook memukul kepala Kyuhyun dengan sendok yang dipegangnya, tapi langsung mendapatkan tatapan menusuk, setajam silet-_-, dari Kyuhyun. Suara jeduuuaar tadi muncul bersamaan dengan death glare-nya. Aura iblisnya langsung menyeruak ke area dapur. Bahkan Donghae dan Eunhyuk yang berada di deket dapur pun sesak napas, keselek sampe batuk-batuk gara-gara aura itu. Siapa lagi yang bisa menandingi aura raja iblis milik Kyuhyun itu selain Ki Joko Bodo? *mulai ngawur*

 

“K-K-kyu.. P-p-plajaran m-mema-sak s-su-sudah s-slesai… a-aku pergi d-dulu ne?” menghindari amukan Kyuhyun, Ryeowook segera ambil langkah seribu. Tak mau milih resiko meladeni raja iblis yang sedang marah dengan suhu di kepalanya mencapai 127,8⁰Celcius. Bentar lagi meleduk tuh.

 

Ryeowook melarikan diri ke room mate-nya, Yesung the Big Head ._.v   , dan berlindung di balik tubuh Yesung untuk dijadikan tameng seandainya Kyuhyun mulai menyerang dengan bom waktu, granat, meriam, dan rudal miliknya*bener2 ngawur*

 

Kyuhyun sudah bener-bener meledak.

 

“WWHHHHOOOOOOAAAAAAA……akkhh… uhukk uhhukk uhuuk…” suara teriakan mengerikan Kyuhyun diinterupsi oleh suara keselek yang mengenaskan. Bagaimana tidak, suara yang menjadi kebanggaannya saat sedang marah, yang bisa menakuti semua orang termasuk macan tutul sekalipun, harus tersedak liurnya sendiri hingga ia jadi batuk-batuk. Memalukan. -,-

 

Otomatis Eunhae, Yewook, Kangin dan Siwon langsung ketawa guling-guling ngeliat muka Kyuhyun yang tersiksa karena batuknya yang tidak berkesudahan. Tingkah Kyuhyun seperti kakek-kakek, pikir Eunhyuk. Kurang ditambahi tongkat kayu, rambut putih, kerutan di wajah, dan badan membungkuk, sempurna sudah penampilan Kyuhyun, sebagai seorang kakek yang tampan ^^.

 

“Hahahahaha!! Kyu, kau bisa mendapatkan rekor dunia, Kyu! Dengan penghargaan sebagai batuk dengan penyebab paling aneh dan mengenaskan di dunia! Hahaha!” Eunhyuk tertawa dengan mengunjukkan giginya lebar-lebar. Selebar lapangan bola, tapi warnanya putih. Gusinya tak ketinggalan, ikut menyembul keluar. Menampilkan senyuman idola yang menjadi kebanggaan semua orang. Ralat, kebanggaan bagi dirinya sendiri.

 

Yesung ikut nimbrung. “Puahahaha! Kyu, kalau batuk, minum oskadon! Oskadon emang pancen oye!!” *nah loh… sejak kapan Yesung bisa basa jawa?*

 

Ryeowook menyela. “Yang lebih bagus dari Hit? Yang lebih mahal, banyak!” *kenapa jadi pada ngiklan semua sih?*

 

Kyuhyun merengut. Malu bercampur kesal. Dia pun berjalan ke dekat jendela lalu mengambil PSP kesayangannya di atas meja. Dengan wajah yang masih ditekuk, Kyuhyun melampiaskan kekesalannya dengan menekan tombol-tombol PSP itu kuat-kuat. Sepertinya, PSP itu sudah tidak berbentuk lagi esok hari -____-

 

Setelah Kyuhyun tidak bereaksi lagi dengan segala macam ejekan, godaan, dan bahkan hinaan dari Yewook, Eunhae, Kangin dan Siwon, mereka semua pun kembali melanjutkan aktivitas masing-masing. Ryeowook segera me-museum-kan mahakarya milik Kyuhyun yang tadi terbentuk ke dalam tong sampah yang sudah diberi lebel dengan tulisan :

 

MAHAKARYA MILIK KYUHYUN

R.I.P

WORTEL ANEKA BENTUK DAN RUPA

Semoga setelah ini, Kyuhyun tidak membuat

Mahakarya seperti ini lagi.

 

 Ini mah mumi(museum mini) apa nisan? Pake tulisan R.I.P segala. Saking sayangnya ya, Ryeowook sama tu wortel?

 

Suasana kembali sepi. Suara dengkuran Shindong mulai terdengar lagi. Kali ini suaranya lebih nyeremin, mirip gergaji mesin menurut Donghae. Donghae yang sudah sangat takut dengan suara dengkuran Shindong, akhirnya menggunakan cara terakhir. Menyumpal telinganya dengan headset dan mulai mendengarkan lagu ‘Udin Sedunia’ dengan volume penuh. Nggak takut kalau telinganya bakal rusak gara-gara saking kerasnya.

 

Kyuhyun berkali-kali mendesis kesal. Mungkin karena kalah dari game-nya. Sampai akhirnya dia berteriak sangat keras hingga membuat Shindong yang sedang tidur nyenyak bak pangeran tidur itu langsung terlonjak kaget dan jidatnya membentur lantai.

 

“AAAARRRRRGGGHHHHH…!!!” Kyuhyun teriak lagi.

 

Heechul keluar dari dalam gua hantu  kamarnya. Dengan masker wajah dan rambutnya sedikit berantakan, Heechul melempari Kyuhyun dengan segala sesuatu di dekatnya. Panci, wajan, sepatu, kaos kaki Eunhyuk, sendok dan kawan-kawan, bahkan Ddangkkoma yang lagi merem pun ia lemparkan ke kepala Kyuhyun.

 

“Argh! Appo, Hyung! Apa salahku?” Tanya Kyuhyun dengan wajah tanpa dosa.

 

Heechul mendengus. “Kau itu berisik sekali, Kyu! Aku sedang sleeping beauty, kau malah menggangguku. Apa perlu kugunakan Shindong untuk menimpamu?” Heechul tersenyum sinis.

 

Shindong yang merasa namanya disebut langsung kabur menuju dapur. Entah untuk makan atau bersembunyi. Kyuhyun langsung ketakutan.

 

“A-ani, Hyung. Silakan kembali ke kamar.” Kyuhyun berbicara dengan terbata-bata.

 

Sesangar apapun seorang Cho Kyuhyun, ia pasti juga akan takut jika kepalanya ditimpuk Shindong. Bisa tak berbentuk lagi badannya nanti.

 

Heechul kembali ke kamarnya, ekspresinya masih kesal. Dia akan melanjutkan tidur cantiknya lagi. Kyuhyun kembali merengut. Dia melemparkan PSP nya asal karena malas bermain lagi. Alhasil yang bisa ia lakukan sekarang adalah diam seperti patung hidup. Dengan posisi jongkok dan menopang dagunya dengan tangan kanannya, dia juga menyembikkan wajahnya hingga posenya bisa dibilang mirip… ekhem.. saudaranya Eunhyuk*pasti tau lah…*

 

Tiba-tiba Sungmin keluar dari kamarnya. Masih dengan piyama pink kesayangannya, ia berjalan menghampiri Kyuhyun yang sedang berpose ria itu. Sungmin menepuk bahu Kyuhyun. Magnae itu menoleh dan terkejut melihat ekspresi Sungmin yang bisa dibilang… eum… menyedihkan. Sesuatu yang aneh bagi Kyuhyun.

 

“Hyung, wae geurae?” Tanya Kyuhyun penasaran.

 

Sungmin hanya diam.

 

“Hyung?” Kyuhyun benar-benar penasaran.

 

“HUUUWAAAAAA…!!!!” Sungmin menangis, sangat keras. Hingga membuat ayam-ayam tetangga pada berkokok semua*plaakk*. Semua member yang berada di kamar masing-masing langsung keluar. Penasaran, siapakah yang membuat suara yang menyedihkan itu. Kemudian semua mata tertuju pada sosok Sungmin yang menangis.

 

“Sungminnie, wae geurae?” kali ini sang leader bertanya pada Sungmin.

 

Sungmin masih tidak mau menjawab, dia menatap tajam wajah setiap member. Kemudian menangis lagi. Semua member benar-benar panic, yang mereka tahu, Sungmin itu tidak mudah menangis, tapi kenapa sekarang namja ini menangis keras sekali?

 

“Hyung…” panggil Kyu dengan lembut. Semua member melotot menatap Kyuhyun yang tidak biasanya berucap selembut itu. Mungkin para member sudah terbiasa mendengarkan teriakan-teriakan tidak jelas yang ia lontarkan.

 

“Huwaaaa…” Sungmin langsung berlari menuju kamarnya dan menutup pintu dengan sangat keras. Lagi-lagi ayam-ayam tetangga berkokok semua -____-

 

Sungmin mengunci pintunya. Lalu mengganjal pintu dengan lemari, meja, kursi, computer, TV, bahkan boneka beruang besar miliknya pun ia taruh untuk menghalangi pintu masuk. Lalu Sungmin merebahkan diri di atas kasurnya. Mengeratkan selimut untuk menutupi tubuhnya dan mulai menangis lagi.

 

“Mereka benar-benar tidak ingat.. hiks.. mereka jahat!” bisiknya sambil terisak sebelum detik berikutnya ia tertidur.

 

..o0o..

 

Leeteuk kebingungan menghadapi tingkah dongsaengnya yang satu ini. Selama ini Sungmin memang dikenal sangat jarang menangis. Perubahan sikapnya yang mendadak ini membuat semuanya bingung, tak terkecuali Kyuhyun.

 

“Ada yang tahu kenapa Sungmin seperti itu?” Leeteuk menanyai member. Tapi mereka semua hanya menggeleng.

 

Kangin tampak berpikir, kemudian dia berteriak keras.

 

“AAAA!!! Aku tahu apa penyebabnya! Dia berulang tahun hari ini, kan?” Semua member kecuali Kangin langsung melongo hingga terciptalah 9 terowongan buatan di dalam dorm.

 

“Aish, kenapa aku tidak ingat?! Pabo! Pabo! Pabo!” Kyuhyun terlihat paling merasa bersalah. Dia memukul-mukul kepalanya dengan pelan.

 

“Aku jadi merasa bersalah. Jadi kita harus bagaimana?” kali ini Siwon menimpali.

 

Mereka tampak berpikir, bahkan Eunhyuk yang paling tidak suka berpikir keras itu pun akhirnya berusaha mencari ide sampai mukanya memerah, napasnya ia tahan, supaya bohlam menyala di kepalanya *apa coba*

 

Tapi nampaknya bohlam itu tidak menyala di kepala Eunhyuk, tapi malah bersinar di atas kepala sang lead vocal, Yesung. Tapi sinarnya nggak terang kayak di kebanyakan film, sinarnya redup mungkin karena aura gelap yang dimilikinya.

 

“Aku punya ide, kita rayakan saja, otte?” Yesung meminta persetujuan yang lain.

 

“Merayakan?” Shindong menggaruk-garuk perutnya yang tidak gatal. Nih malah kelihatan kayak belom mandi. -___-

 

Yesung tampak jengah. Sepertinya perlu waktu yang lama untuk bisa menjelaskan maksudnya pada anak-anak Suju yang.. eum, begitulah.. ^^

 

“Kita bikin pesta kejutan kecil-kecilan untuk Sungminnie.” Jelas Yesung.

 

“Hah? Kecil-kecilan? Ya! Hyung, kau tahu kan, kalau badan Sungmin Hyung tidak kecil lagi?” dengan tampang tak ada dosa, Kyuhyun menyela. Dan dihadiahi oleh death glare dari member lain. Nih anak minta ditimpuk kali ya?

 

“Bukan seperti itu…” dengan wajah eneek ngelihat muka Kyuhyun, Leeteuk langsung menyuruhnya diam.

 

“Begini, kita butuh kue, lilin, balon, dekorasi ulang tahun, dan confetti. Baiklah, sekarang laksanakan!” perintah Yesung bak komandan perang.

 

“Ne! siap!” kata mereka serempak. Aneh, kekuasaan dorm sekarang malah berada di tangan Yesung.

 

Donghae mendekati Yesung yang wajahnya masih tampak berbinar. “Hyung, listrik mahal. Lampunya dimatiin saja, ne?” dengan hati-hati mematikan bohlam ide di atas kepala Yesung. Dan seketika, wajah Yesung jadi kembali gelap dan suram. Bahkan Siwon dan Kangin langsung merinding melihatnya.

 

“Tuhan… lindungi kami dari bahaya iblis yang terkutuk…” Siwon berdoa.

 

Kyuhyun merasa tersinggung pada kata ‘iblis’ yang diucapkan Siwon tadi, walaupun sebenarnya kata itu bukan untuk dirinya. Dan magnae ini memberi tatapan menusuk, dan lagi-lagi setajam silet -_- ke arah Siwon. Seketika Siwon semakin merinding.

 

“Aneh, apakah aura pemakaman pindah ke dorm Suju?” gumam Siwon sambil meraba tengkuknya. Dapat dirasakan bulu kuduknya merinding. “Hiii…” Siwon segera tancap gas.

 

..o0o..

 

Sungmin masih berada di kamar, masih terlelap dalam tidurnya yang nyenyak. Saking nyenyaknya ia tidur, bahkan tidak mendengar sedikitpun suara kegaduhan yang ada di ruang tengah dan dapur di dorm. Di saat member lain tengah menyiapkan kejutan untuknya dengan susah payah. Yah, susah dan payah. Susah karena memang mereka tidak ada yang tahu cara menghias ruangan dengan baik. Dan payah, karena ada salah satu member yang benar-benar payah(read:tidak bisa melakukan apapun dgn benar).

 

Sungmin mengeratkan selimut pink miliknya. Sementara Heechul berkali-kali mengintip ke dalam kamar Kyumin lewat lubang kecil di pintu, berjaga-jaga siapa tahu Sungmin terbangun dan keluar kamar.

 

Setelah yakin pada apa yang ia lihat, Heechul berbalik dan menghadap yang lainnya, ekspresinya terlihat serius. Semua member langsung menatapnya dengan ekspresi yang sama. Seketika, semua aktivitas terhenti sementara untuk mendengarkan wasiat  berita dari Heechul.

 

“AMAN!” teriak Heechul dan lagi-lagi ayam di sebelah berkokok kaget.

 

Semua member pun bersorak seperti habis memenangkan undian mobil Avanza. Mereka berpelukan layaknya teletubies, Shindong dengan semangat memeluk Eunhyuk hingga membuat mulut Eunhyuk megap-megap mirip ikan. Sedangkan Kyuhyun dan Leeteuk mengelilingi sofa tujuh kali dan melempar cangkang ddangkkoma tujuh kali *emang cangkang ddangkkoma ada berapa?* dan berteriak ala tarzan.

 

Sampa akhirnya Siwon yang merupakan orang pertama yang sadar mulai menyerukan tanda berhenti pada mereka, hingga segerombolan orang yang lalu pesta dadakan itu bubar dan melanjutkan aktivitas masing-masing.

 

..o0o..

 

Ryeowook dan Yesung sedang berada di dapur untuk membuat kue ulang tahun untuk Sungmin. Kue strawberry favorit Sungmin sedang dalam proses pengolahannya. Shindong datang menghampiri mereka. Melihat tanda bahaya kedatangan Shindong, Ryeowook buru-buru menghadang badan Shindong yang akan memasuki area dapur.

 

“Hyung, mau apa?” Ryeowook curiga.

 

“Apa? Aku mau membantu kalian. Memang salah?” Shindong dengan tampang polosnya tidak memedulikan peringatan Ryeowook.

 

“Ne. salah. Di dapur ini yang boleh membantuku hanya Yesung hyung. Sebaiknya Shindong hyung membantu yang lainnya saja, seperti ngangkat sofa itu.” Tolak Ryeowook sambil menyilangkan tangannya di depan dada. Membentuk tanda silang yang berarti larangan.

 

Shindong berbalik sambil menggerutu. “Aish, dasar couple aneh! Sudah aneh, pelit lagi. Kue… hm,, mashitta.” Shindong membayangkan dirinya nanti yang akan makan kue strawberry Sungmin.

 

Ternyata, Ryeowook mendengar ucapan Shindong yang mengatakan bahwa mereka(Yesung dan Ryeowook) adalah couple aneh. “Aku dengar itu, Shindong Hyung!”

 

..o0o..

 

Kyuhyun, tolong bantu aku angkat sofa itu!” Leeteuk menyuruh Kyuhyun membantunya, tapi si magnae ini malah asyik-asyik memainkan PSP nya, tidak memedulikan Hyungdeul-nya yang kerepotan.

 

“Ah, shireo! Aku sebentar lagi naik level!” Kyuhyun masih saja asyik dengan game-nya, hingga Leeteuk mendesis frustasi. Sungguh nasib yang buruk jika mengandalkan Kyuhyun di situasi seperti ini.

 

Heechul melangkah mendekati Kyuhyun. “Kyu, cepat bantu yang lain! Palli!”

 

Kyuhyun masih tidak mengalihkan pandangan dari layar PSP. “Shireo!”

 

Heechul semakin emosi. “Yak! Jika Sungmin tahu kau seperti ini, aku ragu dia masih mau sekamar denganmu!” dan ya, ancaman Heechul berhasil membuat seorang Kyuhyun ciut nyalinya.

 

Kyuhyun dengan wajah gusar mematikan PSP nya dan menaruhnya di meja dekat jendela. Setelah itu menghampiri Leeteuk yang sedang memindahkan sofa.

 

“Yak, Hyung. Apa yang harus aku lakukan?” Kyuhyun bertanya tidak sabar.

 

Leeteuk menoleh kea rah Kyuhyun. “Angkat sofa itu, dan pindahkan ke pojok ruangan. Ruang tengah ini harus kelihatan lebih luas.” Leeteuk menjelaskan sambil menunjuk sofa di dekatnya.

 

“Arraseo.” Jawab Kyuhyun.

 

Kyuhyun menyingsingkan lengan bajunya dan memasang kebo-kebo kuda-kuda. Dengan gaya martial art yang diajari Sungmin, Kyuhyun mulai memegang sofa itu dan mencoba mengangkatnya.

 

“Aaaaaaack!” Kyuhyun terlihat kesusahan mengangkat sofa itu.

 

Kyuhyun mencoba sekali lagi. “Aaaaaaack!” sofa itu tak bergerak sedikitpun. Kyuhyun terpental hingga punggungnya membentur badan Kangin.

 

“Ya! Apa yang kau lakukan hah?” teriak Kangin kaget. Kangin menatap tajam Kyuhyun yang membuyarkan konsentrasinya memotong kertas hias hingga terpotong melenceng.

 

“Aish, begitu saja marah.” Gumam Kyuhyun lalu beranjak kembali untuk mengangkat sofa lagi.

 

“Aaaaaaaaack!” Kyuhyun masih belum bisa mengangkat sofa itu.

 

Siwon yang melihat Kyuhyun kesusahan mengangkat sofa hanya menggeleng prihatin. Jelas saja, tubuh krempeng Kyuhyun mana mampu mengangkat sofa itu? Meskipun sudah memasang kuda-kuda, sapi-sapi, kambing-kambing dan kawan-kawan, tetap saja tidak mungkin. Siwon mengambil alih untuk mengangkat sofa itu. Dengan entengnya, sofa itu berhasil dipindahkan Siwon menuju pojok ruangan. Kyuhyun menatap Siwon dengan mata melotot.

 

Siwon menatap Kyuhyun dengan tatapan mengejek. “Waeyo? Kau iri padaku?” Siwon memamerkan senyumnya yang memesona.

 

Kyuhyun tersinggung. “Aniyo! Buat apa aku iri? Cih!” Kyuhyun mendengus sebal, lalu beralih untuk membantu Kangin memotong kertas hias.

 

..o0o..

 

Beralih ke Eunhae. Donghae yang sedang menggambar di kertas terlihat sangat serius. Berkali-kali dia menelengkan kepalanya layaknya seniman hebat, tapi hanya untuk memastikan bahwa gambarnya tidak melenceng. Eunhyuk datang untuk melihat gambar Donghae.

 

“Donghae-ya, kau menggambar ap… Mwo?! Ya!” Eunhyuk langsung melotot melihat gambaran Donghae. Mulutnya berkomat-kamit seperti membaca mantra. Dengan segelas air, lalu langsung disembur.*author sarap*.

 

“Ya! Donghae-ya! Kenapa kau malah menggambar dirimu sendiri, eoh?” Eunhyuk menatap kertas gambaran Donghae tanpa berkedip. Dia membolak-balik kertas itu seperti sedang menggoreng tempe. Sebentar lagi matang tu kertas. -__-.

 

“Mwo? Diriku sendiri? Ya! Ini ikan badut, namanya Nemo! Bukankah sangat imut, eoh?” Donghae tidak mau kalah.

 

“Yak! Yang ulang tahun itu Sungmin Hyung, bukan kau!” teriak Eunhyuk. Sebentar lagi aka nada perang di dalam dorm sepertinya.

 

“Suka-suka aku dong! Yang menggambar itu kan aku!” Donghae sudah sangat esmosi, dia mulai merebut kembali gambarnya yang dipegang Eunhyuk. Dia tidak rela jika gambar mahakarya-nya berada di tangan yang salah.

 

“Yak, aku bisa memperbaiki jadi lebih baik. Kemarikan!” Eunhyuk menarik-narik kertas gambar itu.

 

“Shireo!” Donghae berusaha merebut kembali hingga terjadilah aksi tarik-tarikan kertas gambar milik Donghae. Kertas yang hanya berisi gambar Nemo itu menjadi rebutan? Aneh memang, tapi itu kenyataannya.

 

“KRREEEEKKK!!” kertas itu pun sobek.

 

Donghae melihat sendiri gambar buatannya sudah tidak berbentuk, menatap Eunhyuk dengan tajam, dan akhirnya menangis. Eunhyuk pun kebingungan melihat couple nya menangis karena dirinya.

 

“Huwaaa… Hyuk-ah, kau jahat! Aku sudah susah payah membuatnya, kenapa sekarang jadi sobek? Huwaaa!!! Andwaee..ee..ee..” Donghae terisak sedih. Memukul-mukul bahu Eunhyuk dengan pelan.

 

“Ya! Kau bisa membuatnya lagi, bukan?” Eunhyuk beralasan. Dia akan ikut-ikutan nangis melihat Donghae.

 

“Andwae…” Donghae merosot ke lantai, jatuh duduk di lantai tanpa alas. Dia menendang-nendang kakinya ke sembarang arah. Bahkan sempat mengenai pantat Eunhyuk.

 

Eunhyuk ikut nangis. “Huwaaa… mian.. mianhae, Hae-ya.. huwaa..”

 

Couple ini memang benar-benar kompak untuk urusan beginian. Mereka seperti sedang berduet dan menangis bersama dengan tempo yang sesingkat-singkatnya, MERDEKA!!! *lhaa, apa hubungannya?* author sarap*

 

Member lain pun hanya memandang dua manusia yang sedang berpelukan dan menangis bersama itu dengan malas. Duo Eunhae memang yang paling unik di dunia. Saking uniknya mereka, bisa masuk dalam rekor dunia sebagai couple paling aneh dan cengeng di dunia.

 

..o0o..

 

Sungmin terbangun dari tidur nyenyaknya. Ia memegangi perutnya yang sedang memainkan music keroncong. Ia beranjak untuk mandi dan mengenakan kemeja biru muda kotak-kotak dengan celana jeans yang kelihatan keren. Ia harus selalu tampil keren. Di hadapan para fans dan member lainnya juga. Sungmin langsung cemberut begitu ingat member lain. Ia masih kesal pada semua member terutama Kyuhyun yang tidak ingat hari ulang tahunnya.

 

“Aish, aku benar-benar malas bertemu mereka. Tapi mau tidak mau aku harus ke luar kamar. Nanti aku dikira mau bunuh diri lagi.” Gumam Sungmin sambil bercermin.

 

Heechul yang mengintip dari lubang pintu langsung member kode pada yang lainnya untuk bersiap. Leeteuk, Heechul, Yesung, Kangin, Shindong, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook dan Kyuhyun sudah bersiap dengan pakaian mereka yang terbaik. Dengan senyum lebar, mereka menanti di depan pintu. Shindong yang berada di dekat saklar lampu segera mematikan lampunya.

 

Sungmin mengangkat barang-barang yang tadi ia jadikan pengganjal kembali ke tempat masing-masing. Sekali memeluk erat boneka beruang raksasa miliknya, kemudian ditaruhnya di atas tempat tidur.

 

Dibukanya pintu dengan sangat perlahan, mengalahkan rekor membuka pintu terpelan yang belum dibuat rekor -____-  . celingak-celinguk takut-takut kalau ada member lain yang memergokinya. *emangnya lagi maling?*

 

“Yah, sudah malam ternyata. Kemana orang-orang? Apa mereka semua pergi tanpaku? Huwaaa…” Sungmin mulai menangis lagi.

 

“TREEEEEEEEEEEK” lampu tiba-tiba menyala terang. Terlihatlah sepuluh member yang berdiri di pusat di ruang tengah.

 

“SAENGIL CHUKKA HAMNIDA, LEE SUNGMIN-SSI!!!” teriak mereka semua kompak. Sungmin yang terkaget hanya bisa terbengong seperti terowongan. Merasa tidak percaya karena hyungdeul dan saengdeul nya bisa membuat acara seperti ini untuknya.

 

“Ya! Kalian mengejutkanku!” teriak Sungmin sambil menangis, tapi sedetik kemudian seulas senyum aegyo terbentuk.

 

Sungmin mengedarkan pandangan ke penjuru ruang tengah. Tampak hiasan-hiasan yang dominan pink. Sungmin tersenyum haru, ternyata mereka menghargai apa yang disukainya. Balon-balon dengan aneka warna juga terlihat memenuhi ruang tengah dorm. Sungmin terkekeh geli melihat kertas gambar ikan Nemo yang telah sobek jadi dua, tertempel asal di dinding yang menghadap dapur. Ternyata Donghae dan Eunhyuk telah berdamai mengenai gambar itu, dan dengan kompak menempelkannya bersama-sama. Freak Couple , bentar berantem, bentar baikan. -____-

 

Satu persatu member memeluk Sungmin. Mulai dari member paling tua(read:Leeteuk)*plaakk  . sampai si magnae kurang ajar peliharaan milik Suju. Khusus untuk Kyuhyun, Sungmin memberikan hadiah berupa jitakan di kening Kyuhyun. Kyuhyun meringis pelan sambil memegangi keningnya yang memerah.

 

“Kau jahat, Kyu. Aku kira kau yang paling ingat hari ulang tahunku, ternyata…” Sungmin menggantung ucapannya.

 

Kyuhyun tertawa tanpa dosa. “Hehehe, mian Hyung. Hyung itu seperti tidak mengenalku saja.”

 

Ryeowook dan Yesung bergegas mengambil kue tart di dapur dan segera membawanya ke ruang tengah. Mata Shindong sudah jelalatan ngeliat tu kue. Sampai-sampai dia udah ngiler duluan.

 

“Saengil chukka hamnida..

Saengil chukka hamnida..

Saranghaneun uri Sungmin..

Saengil chukka hamnida..”

 

Anggota Suju dengan kompak menyanyikan lagu ulang tahun untuk Sungmin. Lalu mereka menyuruh Sungmin untuk meniup lilinnya dan membuat harapan.

 

“Hyung, make a wish! Palli!” Eunhyuk sudah tidak sabar ingin makan kue juga. Aish, mereka itu tidak pernah makan kue tart ya?

 

Sungmin diam beberapa saat, termenung. Lalu dengan yakin meniup lilin-lilin yang berjumlah 27 itu sampai semuanya padam. Semua member langsung bertepuk tangan dan member ucapan selamat ke Sungmin.

 

“Hyung, kau buat permohonan apa tadi?”  Tanya Donghae penasaran.

 

Mendadak aura Sungmin berubah kelam, hampir menyerupai Yesung yang aura kelamnya sudah tak diragukan lagi. Donghae bergidik merinding.

 

“Aniyo… itu rahasia.” Jawab Sungmin dengan senyumnya yang tidak biasa. Kalau dilihat, senyum Sungmin hampir menyerupai senyum Kyuhyun. Evil dan sarkastis.

 

“Yak, Sungminnie, beri tahu saja. Sebagai permintaan maaf karena sempat melupakan ulang tahunmu, kami akan melakukan apa yang kau inginkan.” Kali ini Leeteuk menengahi. Dengan suara yang yakin bak pidato pemilihan presiden, Leeteuk ikutan nimbrung.

 

Sungmin terdiam sebentar. “Benarkah?”. Sinar mata Sungmin tampak berbinar-binar.

 

“Ne! Tentu saja.” Leeteuk menjawab dengan pasti, didukung oleh anggukan member-member lainnya.

 

Kali ini senyum Sungmin benar-benar evil. “Baiklah, kalian sendiri yang meminta, ne? aku ingin dorm ini dihiasi dengan barang-barang berwarna pink! TV, kulkas, sofa, cat dinding, karpet, pokoknya semuanya! Titik! Tidak ada penolakan!”

 

Bagaikan komandan militer, Sungmin menatap masing-masing prajuritnya dengan tajam. Sedangkan prajuritnya hanya melongo dengan pikiran yang langsung kosong.

 

“M-mwo? Itu ti-tidak b-bisa… a-aku…” Donghae hendak memprotes, tapi omongannya diinterupsi oleh Death Glare Sungmin yang entah sejak kapan dimilikinya.

 

Sungmin menatap Donghae dengan tajam, dan sekali lagi setajam silet-_- , lalu tersenyum evil se-evil-evil-nya. “Donghae-ya, khusus untukmu, aku memberikan hadiah special. Kau harus memakai piyama berwarna pink setiap tidur! Titik!” Sungmin memvonis Donghae dengan sangat telak.

 

“Ya-ya! ANDWAEEEEEE!!!!!!!” Donghae bergegas lari menuju kamarnya dan menggebrak pintu dengan sangat keras. Bahkan ayam-ayam tetangga yang sudah tidur mulai terbangun lagi dan disko mendadak.

 

Kyuhyun kali ini bergabung dengan Sungmin. Saling membelakangi dan punggung mereka menempel. Kedua tangan mereka dilipat ke depan dada. Sambil tersenyum mengerikan, KyuMin mulai melakukan kerja sama sebagai calon Couple paling evil di muka bumi.

 

Kali ini, Leeteuk, Heechul, Yesung, Kangin, Shindong, Eunhyuk, Siwon dan Ryeowook semakin melebarkan mulut mereka. Terbengong-bengong dan terheran-heran*apadah*, mereka benar-benar shock mengetahui bahwa Lee Sungmin, namja aegyo, manis dan lembut mereka, kini telah menyebrang ke sisi gelap.

 

Sungmin tertawa evil. “Ada lagi yang ingin hadiah tambahan dari Lee Sungmin?” goda Sungmin pada mereka semua.

 

Semua member Suju, kecuali KyuMin, langsung lari ke kamar masing-masing. Mengunci pintu rapat-rapat dan mengganjal pintu dengan berbagai perabotan berat.

 

“ANDWAAAEEEEEEEEEEEEE…..!!!!” teriak mereka kompak. Mereka kapok mengerjai Sungmin lagi.

 

Di lain tempat, Kyumin tampak bahagia karena bisa membuat semua member ketakutan. Mereka toss bareng.

 

“Bagus, Hyung. Kau sudah mulai mengikuti langkahku.” Ujar Kyuhyun sambil menampilkan senyum andalannya.

 

“He he he… ne, Kyu.” Jawab Sungmin singkat.

 

Sungmin benar-benar telah terinveksi oleh virus EVIL milik Kyuhyun.

 

..o0o..  END  ..o0o..

 

Akhinya FF abal-abal nan gila ku ini END juga.. yyeeeeyyy…

Please comment , ne? stiap comment itu bisa bikin smangat nulis saya meluap(?)

Mian kalo ada yg gk suka karakter cast di sini.. maklum aku lagi setress pas bikin.. hehehe..

Makasih.. ^^

 

1 Komentar (+add yours?)

  1. aisyah ayu elforever
    Des 14, 2013 @ 04:14:42

    wkwkwk sungmin oppa udah tertular virus evilnya kyu :v

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: